Home Berita Nasional Tim SAR Fokus Evakuasi Warga Rentan Pascagempa NTT

Tim SAR Fokus Evakuasi Warga Rentan Pascagempa NTT

Sumbawanews.com,- Tim SAR Gabungan terus bergerak cepat menangani dampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur dengan prioritas utama menyelamatkan warga rentan yang membutuhkan evakuasi dan perawatan medis darurat. Penyisiran intensif dilakukan di wilayah Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, dan Nagekeo, di mana seorang lansia berhasil dievakuasi dari Ronting menuju Posko Polisi, sementara ibu hamil mendapat penanganan di Posko Kesehatan Kemenkes di Damer, Manggarai Timur. Bersama BPBD dan pemerintah daerah, tim terus memantau kondisi masyarakat dan memastikan kesiapan evakuasi menghadapi kemungkinan gempa susulan.

Gempa yang mengguncang NTT pada 18 Agustus 2026 itu telah menewaskan 70 orang dan melukai 132 lainnya, sementara 40.040 warga terpaksa mengungsi hingga Selasa sore. Sebanyak 11.925 rumah mengalami kerusakan, dengan rincian 5.516 rusak berat, 1.916 rusak sedang, dan 4.493 rusak ringan. Pendataan dampak masih terus berlangsung di sejumlah desa terpencil yang sulit dijangkau.

Ribuan pengungsi hingga kini bertahan di tenda-tenda darurat di Marapokot dan Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan fasilitas terbatas untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti air bersih, makanan, dan tempat beristirahat. Pemerintah Provinsi NTT telah menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026. Evakuasi menggunakan helikopter terus dilakukan untuk mengangkut korban dan logistik ke lokasi terpencil.

Previous articleReal Madrid Gagal Rekrut Rodri, Mourinho: Pemain Harus Yakin Total
Next articleIsrael Serang Kantor Polisi Gaza, 9 Warga Tewas