Sumbawanews.com,- Jose Mourinho mengaku berbicara langsung dengan Vinicius Junior saat Arsenal menunjukkan minat serius merekrutnya, namun sang pemain memilih tetap bertahan di Real Madrid setelah menandatangani kontrak baru hingga 2032. Keputusan itu diambil setelah negosiasi perpanjangan kontrak sempat terhambat, dan meski Arsenal optimistis bisa mendatangkannya, Vinicius akhirnya memilih Santiago Bernabeu sebagai rumahnya.
Mourinho, yang saat itu masih menjabat sebagai pelatih Real Madrid, mengatakan percakapannya dengan Vinicius bukanlah tekanan, melainkan pengingat akan nilai yang sudah dimilikinya. “Jelas saya berbicara dengannya, tetapi Vinicius sudah jatuh cinta kepada Real Madrid,” ujarnya kepada El Chiringuito. “Satu-satunya hal yang saya katakan kepadanya adalah: Vini, kamu ingin pergi ke mana? Kamu hanya pernah berada di Brasil dan kamu hanya mengenal Real Madrid. Kamu baru akan memahami Real Madrid ketika kamu pergi. Ketika kamu pergi, saat itulah kamu menyadari apa itu Real Madrid. Jangan pergi. Itu tidak sepadan.”
Selain pesan emosional dari Mourinho, perkembangan skuad Real Madrid menjadi faktor krusial. Vinicius melihat proyek besar yang sedang dibangun di Bernabeu, termasuk kehadiran pemain-pemain top seperti Kylian Mbappé, serta dinamika tim yang terus berkembang. Mourinho menilai etos kerja Vinicius sebagai kunci keberhasilan tim, menyebutnya sebagai “mesin lain” yang sangat menyenangkan untuk dilihat bekerja.
Dengan kontrak baru hingga 2032, Vinicius secara resmi mengunci masa depannya di klub yang telah membentuknya menjadi salah satu winger terbaik dunia. Keputusannya tidak hanya memperkuat lini depan Real Madrid, tetapi juga menggagalkan ambisi Arsenal untuk memperkuat lini serangnya dengan bintang Brasil tersebut.















