Sumbawanews.com,- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur tidak memaksa warga yang masih tinggal di tenda atau lokasi aman untuk kembali ke rumah mereka, menyusul potensi gempa susulan yang masih tinggi. Berdasarkan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, aktivitas seismik di Pulau Flores diperkirakan berlanjut selama dua minggu hingga sebulan ke depan. Tito menekankan bahwa keputusan tempat tinggal harus diserahkan kepada warga, dengan pemerintah fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, air, dan perlengkapan penunjang hidup. Ia juga mengapresiasi manajemen data di Posko Tanggap Darurat Kabupaten Sikka yang dinilai sangat detail, mencakup sebaran pengungsi, kondisi fasilitas publik, hingga kebutuhan di pulau-pulau kecil seperti Palue. Pemda diminta terus memperbarui data kerusakan infrastruktur sebagai dasar perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana.
Home Berita Nasional Gempa Susulan Masih Berpotensi, Mendagri Larang Paksa Warga NTT Kembali ke Rumah
Gempa Susulan Masih Berpotensi, Mendagri Larang Paksa Warga NTT Kembali ke Rumah
Baca Juga:















