Home Berita Olah Raga Indonesia Masih Utuh di 32 Besar Dunia BWF 2026, Tantangan Berat Menanti

Indonesia Masih Utuh di 32 Besar Dunia BWF 2026, Tantangan Berat Menanti

Sumbawanews.com,- Di babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, seluruh 14 wakil Indonesia masih bertahan tanpa ada yang tersingkir. Pertandingan fase ini berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026, dan mempertemukan para atlet Merah Putih dengan lawan-lawan tangguh yang siap menguji ketahanan mental dan teknik mereka.

Di tunggal putri, debutan Thalita Ramadhani harus menghadapi unggulan nomor satu dunia, An Se Young dari Korea Selatan, dalam laga yang diprediksi menjadi ujian berat bagi atlet berusia 18 tahun itu. Sementara itu, Putri Kusuma Wardani akan melawan Petra Maixnerova dari Republik Ceko. Di ganda putri, pertandingan seru terjadi antar sesama Indonesia: Rinjani Kwinnara Nastine/Isyana Syahira Meida bertemu Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose. Di ganda campuran, pasangan muda Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata akan berhadapan dengan unggulan kuat asal Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje.

Di sektor lain, Alwi Farhan menghadapi Joakim Oldorff (Finlandia), Jonatan Christie melawan Johan Teh (Singapura), Raymond Indra/Nikolaus Joaquin lawan Junaidi Arif/Yap Roy King (Malaysia), Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani vs Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai (Hong Kong), serta Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melawan Eloi Adam/Leo Rossi (Prancis). Di ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspita Sari akan melawan Yasmine Bektas/Sinem Yildiz, sementara di ganda campuran, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menghadapi pasangan Turki Yasemin Bektas/Emre Sonmez, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melawan Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan (Taiwan), dan Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Theysa Munggaran vs Yuichi Shimogami/Sayaka Hobara (Jepang).

Indonesia, yang terakhir meraih medali emas di Kejuaraan Dunia BWF pada 2019 lewat pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, masih menempati peringkat kedua dalam sejarah kejuaraan ini dengan total 23 emas, 20 perak, dan 38 perunggu. Kini, seluruh wakilnya berjuang untuk mengakhiri puasa medali emas dan membuktikan bahwa Indonesia tetap menjadi kekuatan besar di dunia bulutangkis.

Previous articlePersib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026 Usai Comeback Dramatis 3-2 atas Bali United
Next articlePalmer dan Rogers, Bisa Bermain Seirama di Chelsea?