Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia gagal melangkah ke semifinal ASEAN Championship 2026 setelah finis di posisi ketiga Grup A dengan tujuh poin, menutup perjalanan mereka dengan imbang 1-1 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar pada 7 Agustus 2026. Kegagalan ini memperpanjang catatan buruk Timnas Indonesia di fase grup turnamen ini, menjadi yang keenam kalinya sejak 2007, dan menempatkan pelatih John Herdman di bawah tekanan evaluasi ketat dari PSSI. Kekalahan 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari menjadi titik balik krusial, setelah sebelumnya Indonesia hanya mampu menang 3-0 atas Timor Leste dan 3-1 atas Kamboja. Pengamat sepak bola Hadi Gunawan menilai Herdman gagal membaca karakter permainan sepak bola Asia Tenggara, terutama dalam menyesuaikan taktik menghadapi kecepatan lawan dan mengisolasi ancaman Mitchell Baker yang sebelumnya mencetak empat gol dalam dua laga pertama.
PSSI melalui Sekretaris Jenderal Yunus Nusi menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja tim nasional selalu dilakukan, baik setelah hasil positif maupun kegagalan, melibatkan Ketua Umum, Exco, dan tim teknis. Namun, kegagalan berulang di fase grup—yang sebelumnya terjadi di bawah Peter Withe (2007), Nil Maizar (2012), Alfred Riedl (2014), Bima Sakti (2018), dan Shin Tae-yong (2024)—membuat masa depan Herdman semakin dipertanyakan. Vietnam, yang menjadi juara grup dengan 10 poin, dinilai unggul dalam persiapan strategis, khususnya dalam mematikan pergerakan Baker dan memutus suplai bola ke lini depan Indonesia. Singapura finis di posisi kedua dengan delapan poin, sementara Timor Leste dan Kamboja masing-masing mengumpulkan tiga dan satu poin.
Di luar timnas, nasib kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, di Sassuolo juga mulai dipertanyakan. Bek berusia 27 tahun itu tidak mendapat kesempatan bermain saat Sassuolo menang 3-0 atas Cesena dalam laga Coppa Italia 2026/27, dan hanya duduk di bangku cadangan. Performanya di klub Eropa yang kian terbatas menambah tekanan pada karier internasionalnya, sekaligus memperdalam kekhawatiran akan ketersediaan pemain kunci yang konsisten di level tertinggi.















