Home Berita Olah Raga Indonesia Dianggap Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Bung Ahay: Kalau Gagal,...

Indonesia Dianggap Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Bung Ahay: Kalau Gagal, Herdman Harus Dipecat

Sumbawanews.com,- Pengamat sepak bola Hadi Gunawan atau akrab disapa Bung Ahay menilai Timnas Indonesia memiliki kualitas pemain yang lebih tinggi dibanding Thailand dan Vietnam menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, keunggulan ini terlihat jelas dari level kompetisi tempat para pemain diaspora Indonesia berkarier—termasuk liga-liga top Eropa seperti Italia, Jerman, dan Belanda. Ia menegaskan, bahkan dengan susunan pemain inti, tim-tim tetangga itu masih berada satu level di bawah Indonesia.

Dalam wawancara di YouTube Bangku Cadangan Podcast yang dikutip Selasa, 18 Agustus 2026, Bung Ahay menyebut pemain Indonesia yang bermain di Eropa memiliki kualitas “grade A”, sementara hanya sedikit pemain Thailand yang memiliki pengalaman selevel itu. Ia meyakini, dengan keunggulan materi ini, Indonesia seharusnya mampu bersaing lebih serius di turnamen tersebut. Kegagalan ulang, menurutnya, bukan sekadar kekecewaan, tapi tanda sistem yang rusak.

Bung Ahay tegas menyatakan bahwa jika Timnas Indonesia kembali gagal di FIFA ASEAN Cup 2026, pelatih John Herdman sebaiknya segera diganti. “Jadi seharusnya kalau sampai gagal lagi nanti, gua dongkol banget tuh. Dipecat boleh kalau menurut gua,” ujarnya. Ia menekankan bahwa evaluasi harus dilakukan lebih awal, bukan menunggu Piala Asia. “Lebih baik dipecat sekarang daripada nanti di Piala Asia. Karena kalau sampai gagal juga, berarti udah tahu kualitasnya kita nih, John Herdman sampai mana.”

Pernyataan ini muncul setelah Timnas Indonesia gagal melangkah ke semifinal Piala AFF 2026. Skuad Garuda finis di posisi ketiga grup setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura, dengan total 7 poin. Sementara itu, Thailand diunggulkan lolos ke final setelah menang 3-1 di leg pertama semifinal melawan Singapura, dengan prediksi skor 2-0 untuk leg kedua.

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan terakhir bagi Indonesia untuk memperbaiki citra dan menunjukkan kemajuan nyata setelah kegagalan di ajang regional sebelumnya.

Previous articleKolaborasi Kota Malang dan Kampus Bangun Pembangunan Berkelanjutan
Next articleGubernur DKI Kirim Rp3,8 Miliar Bantuan ASN untuk Korban Gempa NTT