Home Berita Olah Raga Liverpool Iraola Belajar Ngegas dan Ngerem

Liverpool Iraola Belajar Ngegas dan Ngerem

Sumbawanews.com,- Liverpool di bawah manajer baru Andoni Iraola tengah berproses menemukan keseimbangan antara intensitas tinggi dan manajemen energi, demikian ditegaskan kapten tim, Virgil van Dijk. Gaya permainan agresif dengan pressing ketat, transisi cepat, dan permainan vertikal yang diusung Iraola memang menyerupai filosofi Juergen Klopp, namun para pemain masih belajar kapan harus menginjak rem agar tidak kelelahan di menit-menit akhir.

Van Dijk menekankan bahwa tidak ada tim di dunia yang mampu mempertahankan intensitas penuh selama 90 menit. “Pastinya di satu titik, kami akan punya momen ketika para pemain, atau kami semua, dalam posisi akan agak kelelahan,” ujarnya, mengutip Liverpool Echo. Ia menilai tim kini lebih mampu mengatur ritme dibanding laga sebelumnya melawan AS Monaco, dengan lebih cerdas memilih waktu untuk menekan dan mempertahankan formasi rapat.

Menurut Van Dijk, kesuksesan gaya permainan Iraola tidak hanya bergantung pada kecepatan dan semangat, tapi pada kesabaran dan koordinasi tim. “Ini permainan tim, dan kami butuh semua orang agar bisa melakukannya.” Ia menambahkan, jika tekanan diberikan di waktu dan momen yang tepat, maka pemain tidak perlu terus berlari tanpa henti.

Antusiasme suporter terhadap pendekatan baru Iraola masih tinggi, namun para pemain sadar bahwa transformasi gaya bermain membutuhkan waktu. Proses belajar mengatur nafas permainan kini menjadi fokus utama The Reds menjelang laga-laga Liga Inggris mendatang.

Previous articleDampak Lingkungan AI Lebih Parah dari yang Diperkirakan
Next articleThailand Unggul Tipis Jelang Laga Penentu Lawan Singapura di Semifinal Piala AFF 2026