Sumbawanews.com,- Google memperbarui fitur Quick Share di perangkat Android agar proses berbagi data semakin cepat dan intuitif, meniru mekanisme AirDrop milik Apple. Pengguna kini dapat bertukar kontak, foto, atau video hanya dengan mendekatkan dua perangkat Android yang kompatibel—notifikasi akan muncul otomatis saat ujung ponsel saling bersentuhan. Untuk file berukuran besar, pengguna cukup membuka Share Sheet, lalu menempelkan perangkat satu sama lain.
Pembaruan ini menyasar perangkat Pixel 6 ke atas, dan akan diperluas ke seri Galaxy Z Fold 8, Z Flip 8, serta perangkat Android lainnya akhir tahun ini. Google mengaku langkah ini bertujuan meningkatkan interoperabilitas antar ekosistem, menyusul dukungan interoperabilitas dengan AirDrop yang mulai diujicobakan pada Pixel 10 akhir 2025.
Namun, kecepatan dan kemudahan fitur ini dibayangi risiko keamanan. Penelitian dari CISPA Helmholtz Center for Information Security mengungkap enam celah potensial yang bisa dieksploitasi hacker dalam radius 30 meter menggunakan satu laptop ber-Wi-Fi. Tiga kerentanan menargetkan AirDrop, sementara tiga lainnya menyerang Quick Share—termasuk celah pada implementasi Samsung yang memungkinkan mekanisme verifikasi sesi dilewati, serta masalah heap use-after-free pada versi Windows Quick Share.
Apple dan Google telah menerima laporan tersebut. Dua dari enam celah telah diperbaiki, sementara empat lainnya sedang dalam proses penanganan. Pengguna disarankan selalu memperbarui sistem operasi dan membatasi pengaturan berbagi hanya untuk kontak terpercaya, atau menonaktifkan fitur saat tidak digunakan.















