Sumbawanews.com,- Manchester United kalah 2-4 dari AC Milan dalam laga uji coba pramusim yang berlangsung di Wrocław Stadium, Polandia, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Harry Maguire membuka keunggulan MU hanya dua menit setelah laga dimulai, sebelum Samuel Chukwueze menyamakan kedudukan bagi Milan di menit ke-37. Patrick Dorgu kembali memberi keunggulan bagi Setan Merah setelah jeda, namun AC Milan bangkit dengan tiga gol beruntun lewat Alphadjo Cisse, Gonçalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek. Manajer MU, Michael Carrick, secara terbuka mengakui timnya layak kalah dan tampil buruk sepanjang pertandingan.
Carrick, yang mengambil alih kursi pelatih setelah Ruben Amorim dipecat awal musim ini, tak mencari-cari alasan atas kekalahan ini. Ia mengakui bahwa performa timnya jauh dari harapan, terutama dalam hal konsistensi dan kualitas permainan. “Kami kecewa dengan hasil hari ini. Kami tidak bermain dengan baik, dan ada alasan di baliknya. Kami perlu belajar dan berbenah dari situasi ini; lagipula, beberapa pemain tadi menjalani laga pertama mereka,” ujar Carrick, dikutip dari ESPN. Ia menekankan bahwa kekalahan ini bukan akhir, melainkan pelajaran berharga menjelang dimulainya musim kompetitif.
Laga ini juga menjadi momen reflektif bagi Carrick, mengingat lawannya dipimpin oleh Amorim—mantan pelatih MU yang dipecat setelah serangkaian hasil buruk. Namun, Carrick menolak menjadikan ini sebagai narasi personal. Fokusnya tetap pada perbaikan tim: memperbaiki kesalahan defensif, meningkatkan koneksi di lini tengah, dan membangun kepercayaan di antara pemain baru yang masih beradaptasi.
Meski kalah, MU tetap menatap masa depan dengan optimis. Carrick menegaskan bahwa tujuan utama pramusim ini adalah kesiapan menghadapi Liga Champions, bukan sekadar menang dalam laga persahabatan. Dengan tiga poin dari empat gol yang diterima, timnya punya banyak pekerjaan rumah—tapi juga kesempatan untuk bangkit sebelum liga resmi dimulai.















