Sumbawanews.com,- Paris Saint-Germain meraih gelar Piala Super Eropa kedua berturut-turut setelah mengalahkan Aston Villa 2-1 di Red Bull Arena, Salzburg, pada dini hari Kamis, 13 Agustus 2026. Khvicha Kvaratskhelia membuka keunggulan PSG pada menit ke-20, sebelum Brian Madjo menyamakan kedudukan menjelang turun minum. Desire Doue menjadi pahlawan dengan gol penentu kemenangan di menit ke-61.
Pelatih PSG, Luis Enrique, mengaku tidak terkejut dengan kemenangan ini. Ia menilai timnya mampu mengontrol permainan lebih baik dibandingkan final tahun lalu saat menang adu penalti atas Tottenham Hotspur. “Saya tidak terkejut karena saya mengenal para pemain dengan sempurna. Seperti tahun lalu: rumit. Namun kami menderita lebih sedikit daripada tahun lalu, kami mengontrol permainan dengan lebih baik,” ujar Enrique, dikutip dari L’Equipe.
Gelar ini menjadi yang kedua dalam sejarah PSG di ajang Piala Super Eropa, setelah sebelumnya menang pada 2025. Enrique juga memuji ketahanan timnya yang hanya memiliki beberapa hari latihan singkat sebelum laga krusial ini. Dengan kemenangan ini, Les Parisiens mempertahankan gelar mereka dan melanjutkan ambisi meraih semua trofi musim ini.
Aston Villa, meski tampil gigih, gagal mengubah hasil menjadi sejarah sebagai tim pertama yang menjuarai Piala Super Eropa sejak 2005. Laga ini menandai kembali kejayaan PSG di panggung Eropa, di bawah kendali Enrique yang kini memimpin tim ke semifinal kompetisi Eropa untuk ketiga kalinya berturut-turut.















