Sumbawanews.com,- Brisbane Roar tiba di Indonesia pada akhir Agustus 2026 untuk menjalani tur pramusim, dengan dua laga uji coba resmi: melawan Dewa United di Banten International Stadium pada 27 Agustus 2026, lalu menghadapi Persija Jakarta di Jakarta International Stadium pada 29 Agustus 2026. Klub asal Australia itu menjadikan rangkaian pertandingan ini sebagai bagian penting dari persiapan menghadapi musim A-League 2026/2027. Kedatangan mereka disambut langsung oleh manajemen Persija, yang mengonfirmasi bahwa laga melawan The Roar akan menjadi momen bersejarah sebagai pertemuan pertama antara dua klub saudara yang sama-sama dimiliki Grup Bakrie. Pertandingan melawan Persija juga sekaligus menjadi bagian dari peluncuran tim jelang musim baru.
Laga pertama Brisbane Roar di Indonesia akan berlangsung di Banten International Stadium, di mana mereka akan menghadapi Dewa United dalam pertandingan tertutup. Dua hari kemudian, tim asuhan Michael Valkanis beralih ke Jakarta International Stadium untuk menghadapi Persija Jakarta — laga yang dianggap istimewa bukan hanya karena kedekatan kepemilikan, tetapi juga sebagai simbol kolaborasi antar klub dalam naungan Grup Bakrie. Presiden Persija, Mohamad Prapanca, sebelumnya telah menyatakan bahwa kehadiran Brisbane Roar di Indonesia tidak hanya sekadar uji coba, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ikatan olahraga antar negara.
Bagi Persija, pertandingan ini menjadi ajang penting untuk memperkenalkan komposisi tim baru dan menguji kesiapan skuad menjelang kompetisi resmi. Sementara itu, Brisbane Roar memanfaatkan kesempatan ini untuk mengevaluasi performa pemain di kondisi iklim dan lapangan berbeda sebelum kembali ke A-League. Dua laga ini menjadi bukti nyata semakin menguatnya hubungan antara sepak bola Indonesia dan Australia, khususnya di bawah naungan kepemilikan yang sama.















