Sumbawanews.com,- Arda Guler mulai menarik perhatian Jose Mourinho selama masa pramusim Real Madrid, setelah mencatatkan dua assist dalam dua laga melawan Fiorentina dan Ferencvaros. Pemain berusia 21 tahun itu menunjukkan kemampuan membaca ruang dan menciptakan peluang di tengah pertahanan rapat, menjadi opsi kreatif yang dibutuhkan Madrid saat menghadapi lawan dengan blok rendah. Performanya membuka peluangnya untuk tampil sebagai starter melawan Deportivo La Coruña, sekaligus memicu dilema taktis bagi pelatih asal Portugal itu.
Guler, yang sejauh ini banyak dimainkan sebagai gelandang serang tengah, kini menjadi bahan pertimbangan strategis karena fleksibilitasnya. Mourinho bisa menempatkannya lebih dalam di lini tengah untuk memicu serangan dari posisi yang lebih bertahan, namun hal itu menuntut kontribusi defensif yang lebih besar. Masalahnya, posisi gelandang serang tengah juga diisi oleh Jude Bellingham, sehingga Mourinho harus memilih antara memaksimalkan kreativitas Guler atau menjaga keseimbangan tim.
Meski belum pernah mencetak gol dalam laga pramusim, kontribusi Guler lewat umpan-umpan penentu dan kemampuan memecah pertahanan menjadi nilai tambah signifikan. Performanya yang konsisten di laga-laga uji coba menunjukkan ia semakin dipercaya dalam skema permainan Madrid. Jika mampu mempertahankan bentuk ini, Guler berpeluang mendapat peran lebih besar di musim 2026/2027 — bukan hanya sebagai pengganti, tapi sebagai solusi taktis yang bisa mengubah dinamika serangan Real Madrid.















