Sumbawanews.com,- Manchester United kembali dihantui masalah kebugaran Mason Mount setelah gelandang asal Inggris itu harus ditarik keluar pada menit ke-20 dalam laga pramusim melawan Paris Saint-Germain di Gothenburg, Swedia, Sabtu (8/8/2026). Mount mengalami gangguan pada kaki kirinya setelah benturan di lapangan, lalu digantikan Tyler Fletcher. Meski terlihat bisa berjalan normal pasca pertandingan dan pelatih Michael Carrick menyebut cedera itu tidak serius, kondisi ini memicu kekhawatiran mengingat riwayat cedera berulang Mount sejak bergabung ke MU pada 2023.
Sejak pindah dari Chelsea, Mount hanya mampu tampil 31 kali di Premier League dalam dua musim pertamanya, dengan sebagian besar sebagai pemain pengganti. Musim lalu, ia sempat kembali menjadi pilihan utama sebelum cedera hamstring kembali menghentikannya, sehingga hanya menjadi starter dalam 12 liga. Menurut laporan London Evening Standard, Mount telah absen total sekitar 400 hari karena cedera sejak bergabung dengan MU.
Kondisi ini semakin memperuncing masalah kedalaman lini tengah MU, terutama setelah Casemiro hengkang dan Manuel Ugarte masih dalam pemulihan. Meski klub telah menggelontorkan 90 juta poundsterling untuk mendatangkan Youri Tielemans dan Andrey Santos, kebutuhan akan stabilitas di tengah belum sepenuhnya terpenuhi. Mount yang sebelumnya menjadi salah satu opsi kunci Carrick kini menjadi pertanyaan besar menjelang dimulainya Liga Inggris 2026/2027.
Dalam laga melawan PSG, MU sempat tertinggal 0-1 lewat gol Ibrahim Mbaye pada menit kedua, sebelum Bryan Mbeumo menyamakan kedudukan pada menit ke-32. Hasil akhir 1-1 menjadi gambaran ketidakseimbangan tim tuan rumah. MU selanjutnya akan menghadapi Leeds United di Croke Park, Dublin, pada Rabu (12/8), lalu melawan AC Milan di Polandia pada 15 Agustus. Kompetisi sebenarnya baru dimulai pada 22 Agustus saat MU menjamu Hull City—dan semua mata akan tertuju pada kebugaran Mount.















