Home Berita Internasional Abdul El-Sayed, Anak Imigran Mesir yang Berburu Kursi Senat AS

Abdul El-Sayed, Anak Imigran Mesir yang Berburu Kursi Senat AS

Sumbawanews.com,- Abdul El-Sayed, kader progresif Partai Demokrat, memenangi pemilihan pendahuluan di Michigan pada 4 Agustus 2026 untuk menjadi calon senator Amerika Serikat, dengan meraih 48,5 persen suara dan mengalahkan calon mapan Haley Stevens yang mendapat dukungan dana puluhan juta dolar dari kelompok pelobi pro-Israel. Pria 41 tahun ini, putra imigran Mesir yang tumbuh di pinggiran Detroit, berpotensi menjadi Muslim pertama yang duduk di Senat AS jika menang pada pemilu November mendatang. Dalam pidato kemenangannya, ia mengenang bagaimana keberuntungan ayahnya berimigrasi demi kuliah di Wayne State University membuka jalan baginya untuk mengakses vaksin, pendidikan publik, dan pendanaan kedokteran—kesempatan yang tidak dinikmati sebagian keluarganya di Mesir. El-Sayed menegaskan bahwa pencalonannya bukan sekadar melawan lawan politik, tapi perjuangan untuk memastikan setiap anak di AS mendapat peluang setara seperti yang ia dapatkan.

Tumbuh di lingkungan sederhana di luar Detroit, El-Sayed lahir pada Halloween 1984. Ayahnya, yang berasal dari Alexandria, Mesir, menjadi insinyur dan profesor di Eastern Michigan University, sementara ibunya bekerja sebagai perawat praktisi. Setelah orang tuanya bercerai, ia dibesarkan oleh ayah dan ibu tirinya, seorang profesor dari keluarga Protestan di Michigan tengah. Ia aktif di olahraga semasa sekolah menengah, menjadi kapten tim sepak bola, gulat, dan lacrosse. Setiap musim panas, ia menghabiskan waktu di Mesir, pengalaman yang menanamkan kesadaran akan ketimpangan hidup antara dua dunia yang ia jalani.

El-Sayed meraih gelar sarjana di University of Michigan dengan jurusan biologi dan ilmu politik, lalu melanjutkan pendidikan kedokteran di Columbia University dan gelar doktor kesehatan masyarakat dari Oxford sebagai penerima Beasiswa Rhodes. Sebelum terjun ke politik, ia menjabat sebagai direktur kesehatan masyarakat Detroit dan asisten profesor epidemiologi di Columbia, memimpin tim riset dengan anggaran US$1,2 juta. Pengalaman di lapangan—terutama saat pandemi COVID-19 melanda Detroit—membuatnya menyadari bahwa hambatan terbesar dalam memperbaiki kesehatan masyarakat bukanlah teknis, tapi sistem politik yang memprioritaskan keuntungan korporasi daripada kebutuhan rakyat. Ia lalu mencalonkan diri sebagai gubernur Michigan pada 2018, dan kini melangkah lebih jauh dengan menargetkan kursi Senat AS.

Dengan isu utama “Medicare for All,” El-Sayed berjanji membangun gerakan politik yang mengembalikan demokrasi kepada rakyat. Ia tinggal di Ann Arbor bersama istrinya, Sarah Jukaku, seorang psikiater, dan dua putri mereka, Emmalee dan Serene. Ia percaya bahwa AS yang ia cintai bisa menjadi tempat yang lebih adil—bukan karena ia lahir di sini, tapi karena ia berani memperjuangkan agar semua yang lahir di sana punya kesempatan yang sama.

Previous articleErick Thohir Serukan Dukungan Penuh untuk Timnas Indonesia Menuju Piala AFF 2026
Next articleSingapura Tegaskan Akan Main Menyerang Lawan Indonesia, Bukan Bertahan