Sumbawanews.com,- Persebaya menjadi juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib lewat adu penalti 6-5, setelah bermain imbang 1-1 dalam waktu normal dan perpanjangan waktu di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8). Gol Persebaya dicetak Ramadhan Sananta pada menit ke-20 lewat sontekan setelah umpan Rachmat Irianto, sementara Persib menyamakan kedudukan melalui Patricio Matricardi di menit ke-24. Kedua tim gagal mencetak gol tambahan selama 120 menit, termasuk setelah Persib kehilangan Mariano Peralta akibat kartu merah pada menit ke-113. Dalam adu penalti, Persebaya menang meski Yuran Fernandes gagal mengeksekusi, sementara Persib gagal melalui Uilliam Barros dan Al Hamra Hehanussa. Sebagai juara, Persebaya berhak atas hadiah Rp8 miliar, sementara Persib sebagai runner-up menerima Rp3,5 miliar.
Dalam drama adu penalti, kiper kedua kedua tim turun bertanding: Fitrah Maulana untuk Persib dan Reza Arya Pratama untuk Persebaya. Penendang Persebaya yang sukses mencetak gol adalah Miguel Pereira, Risto Mitrevski, Yann Mabella, Diogo Ramalho, Walber Mota, dan Gledson Paixao. Di sisi Persib, Patricio Matricardi, Ramon Tanque, Kakang Rudianto, Julio Cesar, dan Dedi Kusnandar berhasil menuntaskan tugasnya, namun dua penendang terakhir gagal. Kemenangan ini menjadi puncak perjalanan Persebaya yang konsisten di sepanjang turnamen, sekaligus mengakhiri ambisi Persib meraih gelar setelah bertahan ketat hingga detik terakhir.
Dengan kemenangan ini, Persebaya kembali mengukir sejarah sebagai salah satu tim paling berprestasi dalam ajang Piala Presiden, sementara Persib harus puas sebagai runner-up untuk kedua kalinya dalam tiga edisi terakhir. Kedua tim menunjukkan pertandingan yang sengit, penuh gairah, dan memukau, memenuhi harapan para suporter yang memadati stadion hingga tribun paling atas.














