Sumbawanews.com,- Timnas Thailand sengaja menurunkan skuad muda dalam Piala AFF 2026, dengan mengabaikan bintang-bintang utama seperti Chanathip Songkrasin, Theerathon Bunmathan, Weerathep Pomphan, Supachai Chaided, Ekanit Panya, dan Supachok Sarachat. Dalam tiga laga grup, Gajah Perang tetap tampil sempurna: menang 5-0 atas Laos, 2-0 atas Malaysia, dan 1-0 atas Filipina, sehingga sudah mengamankan tiket ke semifinal. Pemain-pemain muda seperti Yotsakorn Burapha, Jehhanafee Mamah, Kakana Khamyok, Oussama Thiangkham, dan Chawanwit Saelao mendapat kesempatan tampil sebagai tulang punggung tim.
Legenda sepak bola Thailand, Kiatisuk Senamuang, yang pernah memenangi Piala AFF sebagai pemain (1996, 2000, 2002) dan pelatih (2014, 2016), menyatakan bahwa ajang ini tidak lagi harus dimenangi dengan segala cara. “Menurut saya, Thailand tidak perlu menang dengan segala cara. Para pendukung tidak lagi memiliki ekspektasi tinggi untuk turnamen ini,” ujar Kiatisuk, seperti dilansir VN Express. Ia menambahkan, “Semua orang tentu masih akan senang jika kami menang, tetapi jika tidak, itu juga tidak masalah. Mereka hanya ingin melihat para pemain muda mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka.”
Sebagai tim dengan tujuh gelar juara Piala AFF—terbanyak dalam sejarah ajang ini—Thailand kini memilih fokus pada regenerasi daripada tekanan untuk meraih trofi. Strategi ini menandai pergeseran filosofi di balik tim yang selama ini dikenal sebagai raksasa sepak bola ASEAN.















