Home Berita Olah Raga Mitchell Baker Terdiam, Timnas Indonesia Tumbang 0-3 dari Vietnam

Mitchell Baker Terdiam, Timnas Indonesia Tumbang 0-3 dari Vietnam

Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia dikalahkan 0-3 oleh Vietnam dalam laga ketiga Grup A Piala AFF 2026, Senin, 3 Agustus 2026, di Stadion Pakansari, Bogor. Striker andalan Mitchell Baker, yang sebelumnya mencetak empat gol dalam dua laga awal, hanya mampu melepaskan tiga tembakan—satu di antaranya tepat sasaran—dan gagal menunjukkan ketajamannya selama 82 menit bermain. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Garuda di turnamen tersebut, sekaligus menghentikan rentetan kemenangan 7-1 atas Kamboja dan 3-0 atas Timor Leste.

Baker, yang kerap dijuluki “Erling Haaland-nya Indonesia”, nyaris tak berkutik di depan gawang. Lini tengah Timnas Indonesia gagal membangun serangan konsisten akibat tekanan tinggi dari trio gelandang Vietnam, yang berhasil memutus aliran bola dan mengisolasi sang penyerang. Dengan suplai bola yang minim, Baker terpaksa turun jauh ke area tengah hanya untuk menyentuh bola, sementara pertahanan Vietnam tampil disiplin dan kompak dalam mengawalnya. Rating 5,7 yang ia dapatkan dari Flashscore menjadi yang ketiga terburuk di tim, di atas kiper Nadeo Argawinata dan Ragnar Oratmangoen.

Kekalahan ini bukan semata karena kegagalan individu Baker, melainkan hasil dari buruknya performa kolektif Timnas Indonesia, terutama di lini tengah yang kalah dalam duel fisik dan kontrol tempo. Vietnam, yang mencetak tiga gol tanpa balas, menguasai permainan sejak menit awal dan memanfaatkan kelemahan pertahanan Garuda yang sering kehilangan keseimbangan. John Herdman pun mengakui kekalahan ini bersifat taktis, bukan hanya karena kekurangan kualitas pemain.

Meski demikian, peluang lolos ke semifinal masih terbuka bagi Timnas Indonesia, asalkan mampu menang atas Singapura di laga terakhir. Namun, itu semua bergantung pada kemampuan para gelandang untuk membangun serangan yang lebih efektif—tanpa itu, Baker dan para penyerang lainnya akan terus terjebak dalam kekosongan ruang dan kekurangan umpan. Pemain berusia 19 tahun itu belum kehilangan potensi, tapi butuh tim yang mampu memberinya senjata untuk membunuh.

Previous articlePresiden Prabowo Kenang Ikatan Masa Muda dengan Raja Thailand
Next articleGempa Magnitudo 5,6 Guncang Mesir, Kemlu RI Belum Terima Laporan WNI Terdampak