Sumbawanews.com,- Timnas Vietnam bermain imbang 0-0 melawan Timnas Singapura dalam lanjutan Piala AFF 2026 di Stadion My Dinh, Hanoi, pada Minggu, 2 Agustus 2026. Kekalahan strategi pelatih Kim Sang-sik menjadi sorotan setelah timnya gagal menembus pertahanan rapat Singapura, hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran. Keputusan kontroversialnya menarik pencetak hat-trick Nguyen Dinh Bac pada menit ke-41 dan menggantikannya dengan Nguyen Tai Loc justru memperdalam kebingungan taktis, sebagaimana dianalisis media Vietnam Tuoi Tre.
Pergantian pemain yang dianggap tidak efektif itu menjadi simbol kepanikan di sisi bench Vietnam. Meski Dinh Bac baru saja mencetak tiga gol dalam kemenangan 5-0 atas Timor Leste di laga pembuka, ia ditarik sebelum babak pertama berakhir tanpa penjelasan jelas dari pelatih asal Korea Selatan itu. Ekspresi Kim Sang-sik di tepi lapangan terlihat gelisah saat timnya terus membuang peluang, sementara serangan Vietnam terkesan kaku dan kurang koordinasi. Media lokal menilai keputusan itu tidak hanya kontroversial, tetapi juga sulit dibenarkan secara taktis.
Pertahanan Singapura yang terorganisir dengan baik mampu menahan tekanan Vietnam sepanjang 90 menit. Meski memiliki dominasi possession, tim asuhan Kim Sang-sik gagal menciptakan peluang jelas, terutama setelah kehilangan kecepatan dan kejutan di lini depan. Kegagalan ini menghentikan rentetan kemenangan Vietnam di turnamen ini dan membuat mereka terhenti di posisi ketiga Grup A dengan empat poin, tertinggal dari Singapura dan Indonesia yang sama-sama mengoleksi tujuh poin.
Kekalahan taktis ini memperdalam tekanan pada Kim Sang-sik, yang sebelumnya dianggap sebagai arsitek sukses di Vietnam. Kini, pertanyaan besar menggantung: apakah kebingungan ini hanya sementara, atau tanda awal kegagalan strategi yang lebih dalam?















