Sumbawanews.com,- Pelatih Indonesia All Stars, Kurniawan Dwi Yulianto, meminta maaf kepada Madura United setelah gelandang Jordy Wehrmann mengalami cedera bahu diduga dislokasi saat laga pramusim melawan Aston Villa di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, 1 Agustus 2026. Cedera itu terjadi dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 3-1 bagi tim tamu, dan meski pertandingan berjalan lancar tanpa insiden serius lainnya, Kurniawan menyatakan keprihatinannya atas kejadian yang menimpa pemain yang dipinjamkan dari klub asal Pulau Garam itu. Ia menekankan bahwa risiko cedera memang tinggi dalam laga pramusim, di mana para pemain masih dalam fase pemulihan dan penyesuaian fisik.
Kurniawan mengaku belum menerima laporan medis resmi, namun berdasarkan pengamatan langsung, cedera yang dialami Wehrmann diduga berada di area bahu. “Belum ada kepastian, tapi sepertinya dislokasi di bahu. Mudah-mudahan tidak kenapa-kenapa,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa permohonan maafnya bukan hanya sebagai bentuk kepedulian pribadi, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab terhadap klub yang meminjamkan pemainnya. “Saya pribadi sangat meminta maaf kepada Madura United atas cederanya Jordy,” tegasnya.
Meski hasil pertandingan berpihak pada Aston Villa, Kurniawan justru menilai bahwa nilai terbesar dari laga ini bukan pada skor, melainkan pada mentalitas para pemain Indonesia All Stars. Ia memuji keberanian dan kepercayaan diri para pemain yang mampu tampil tanpa gugup menghadapi tim Premier League yang jauh lebih berpengalaman. “Attitude para pemain sungguh luar biasa. Mereka tidak under pressure dan tetap percaya diri. Itu yang paling penting,” katanya. Menurutnya, pengalaman bertanding melawan tim sekelas Aston Villa akan menjadi modal berharga, terutama bagi pemain muda yang baru mulai menapaki karier profesional.
Pertandingan berlangsung dengan Aston Villa unggul lebih dulu lewat gol Emiliano Buendia pada menit ke-3, menyusul umpan akurat dari Kosta Nedeljkovic. Indonesia All Stars sempat mendekati gol penyama kedudukan melalui Hokky Caraka, yang sepakan kerasnya membentur mistar gawang. Gol-gol tambahan Aston Villa dicetak oleh Ross Barkley dan Brian Madjo, sementara Arkhan Kaka menjadi satu-satunya pencetak gol bagi tim tuan rumah. Namun, fokus Kurniawan tak lagi pada angka, melainkan pada perkembangan mental dan karakter pemain yang ia nilai jauh lebih berharga daripada hasil akhir pertandingan.















