Sumbawanews.com,- Inggris secara resmi mempercepat transformasi Royal Air Force (RAF) menjadi angkatan udara generasi keenam pertama di Eropa, dengan mengalokasikan dana sekitar 31 miliar pound sterling—setara Rp7 triliun—untuk modernisasi kekuatan udara dan luar angkasa hingga 2030. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya ancaman dari Rusia, yang dianggap sebagai tantangan utama bagi keamanan strategis Barat. Pemerintah Inggris telah menyetujui pengembangan pesawat tempur otonom Brontanax dan program Global Combat Air Programme (GCAP) bersama Italia dan Jepang, dengan Kanada baru saja bergabung sebagai negara pengamat. Pesawat generasi keenam ini dirancang untuk beroperasi bersama Eurofighter Typhoon dan F-35, serta dilengkapi drone tempur kolaboratif (CCA) yang dikendalikan kecerdasan buatan, dengan target mulai bertugas pada 2035. Kepala Staf RAF, Air Chief Marshal Sir Harv Smyth, menegaskan bahwa strategi ini merupakan perubahan terbesar dalam sejarah kekuatan udara Inggris dalam beberapa dekade terakhir.
Home Berita Internasional Inggris Gelontorkan Rp7 Triliun untuk Bangun Angkatan Udara Generasi Ke-6, Rusia Jadi...















