Terkini24.com,- Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyatakan kekecewaan atas rencana FIFA untuk menjual saham Piala Dunia melalui program FIFA Forward Enterprise (FFE), menyusul protes sebelumnya dari UEFA. Pernyataan resmi AFC, yang dikeluarkan pada Rabu, 29 Juli 2026, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah diajak berkonsultasi sebelum rencana itu diumumkan publik. FIFA, di bawah kepemimpinan Presiden Gianni Infantino, berencana menjual sebagian kecil saham komersial Piala Dunia senilai 4,2 miliar dolar AS (Rp76 triliun) kepada investor swasta, sebuah langkah yang dinilai UEFA sebagai pelanggaran prinsip tata kelola sepak bola. AFC menekankan bahwa keputusan sebesar ini harus melalui proses dialog komprehensif dengan semua konfederasi, asosiasi anggota, dan pemangku kepentingan sebelum diajukan ke badan pengambil keputusan. Meski terbuka terhadap inovasi demi masa depan sepak bola global, AFC menegaskan bahwa transparansi dan konsultasi yang bermakna adalah syarat mutlak yang tidak boleh diabaikan.















