Sumbawanews.com,- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono tengah mengkaji mekanisme penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah rawan konflik, termasuk Papua, dengan melibatkan TNI dan Polri. Ia menekankan bahwa seluruh anak Indonesia, terutama yang tinggal di daerah terpencil dan rawan konflik, harus tetap mendapat akses perbaikan gizi. Untuk itu, BGN telah menjalankan sejumlah proyek percontohan yang memanfaatkan fasilitas lokal seperti gereja, bekerja sama dengan aparat keamanan. Selain Papua, daerah seperti Nusa Tenggara Timur dan Maluku juga masuk dalam peta prioritas penyaluran MBG untuk memastikan layanan gizi menjangkau wilayah 3T.















