Sumbawanews.com,- Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menegaskan sanksi larangan 10 tahun dari Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) tidak mengganggu kinerjanya di Indonesia. Ia kini sepenuhnya fokus mempersiapkan tim menjelang laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026 melawan Persebaya Surabaya.
Shin, yang sebelumnya menangani Timnas Korea Selatan, mengaku sempat kecewa dengan keputusan KFA, tetapi memilih tidak larut dalam polemik. Ia menekankan komitmennya sebagai pelatih Persija Jakarta dan menegaskan bahwa tanggung jawabnya di klub Indonesia berjalan normal. “Saya pelatih Persija Jakarta, saya sudah mengambil tanggung jawab dan tidak ada masalah,” ujarnya di Surabaya.
Meski persiapan tim belum ideal, Shin menegaskan para pemain akan berusaha maksimal di lapangan. Ia juga menyatakan niat untuk tetap berada di Indonesia dalam jangka panjang, mengalihkan fokus dari isu yang terjadi di negara asalnya.
Laga antara Persija dan Persebaya menjadi ujian awal bagi Shin dalam membangun identitas tim menjelang musim 2026/2027.















