Sumbawanews.com,- Arema FC, tim tersukses sejarah Piala Presiden, sempat tidak masuk daftar undangan resmi edisi 2026 yang akan bergulir pada 25 Juli 2026. Keberadaan Singo Edan di turnamen pramusim ini baru dipastikan setelah Persib Bandung dikabarkan mundur, membuka celah bagi Arema untuk mengisi slot terakhir dalam waktu mendesak. Manajer bisnis Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengonfirmasi bahwa awalnya hanya delapan klub yang diundang, dan tim asal Malang itu tidak termasuk di dalamnya. Namun, setelah Persib memutuskan tetap bertahan dan menjadi tuan rumah Grup A di Bandung, Arema FC resmi terdaftar sebagai peserta, meski keputusan itu datang di menit-menit terakhir.
Pembagian grup menentukan jalannya turnamen, dengan Grup A berlangsung di Bandung dan Grup B di Surabaya. Arema FC, yang memiliki rekor terbanyak gelar Piala Presiden, kini siap bersaing meski perjalanan menuju partisipasi penuh penuh ketegangan. Persib Bandung, yang awalnya dikabarkan mengundurkan diri karena jadwal padat dan fokus pada kompetisi Asia, tetap tampil sebagai tuan rumah Grup A, mempertahankan tradisi kandangnya dalam ajang ini.
Turnamen yang menjadi ajang pemanasan menjelang BRI Liga 1 ini menarik perhatian besar, terutama setelah tiket laga antara Persib dan Arema ludes dalam hitungan jam. Kedua tim, dengan basis suporter terbesar di Indonesia, siap memulai perjuangan di panggung utama Piala Presiden 2026.















