Home Berita Olah Raga Shin Tae-yong Tanggapi Sanksi KFA, Pertimbangkan Banding

Shin Tae-yong Tanggapi Sanksi KFA, Pertimbangkan Banding

Sumbawanews.com,- Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong merespons laporan sanksi berat dari Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) yang terkait dengan insiden saat ia menangani Ulsan HD pada Agustus–Oktober 2026. Sanksi yang disebut mencakup skorsing hingga sepuluh tahun, larangan mendampingi pertandingan, hingga pemecatan permanen dari keanggotaan KFA, dianggapnya tidak adil. Shin, yang baru saja menandatangani kontrak tiga tahun dengan Persija hingga 2029, menyatakan sedang mempertimbangkan ajukan banding, meski khawatir dampaknya terhadap para pemain dan situasi sepak bola di Korea Selatan. Ia memilih menahan diri untuk tidak bersuara secara terbuka demi menghindari kekacauan lebih lanjut.

Sanksi tersebut berdasarkan laporan media Korea Selatan, termasuk Channel A, yang mengaitkannya dengan sejumlah kontroversi selama masa kepelatihannya di Ulsan HD, seperti dugaan kekerasan terhadap pemain, perselisihan internal, dan tuduhan bermain golf saat menjalani laga tandang. KFA dikabarkan telah menggelar sidang Komite Disiplin dan menyampaikan keputusan resmi kepada Shin. Sebelumnya, ia juga pernah menerima sanksi serupa dari Pusat Etika Olahraga Korea di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata pada Mei 2026.

Shin menegaskan bahwa sanksi yang diberlakukan hanya berlaku di wilayah yurisdiksi Korea Selatan dan tidak memengaruhi perannya sebagai pelatih Persija Jakarta. Dalam kondisi tengah mempersiapkan tim menuju Piala Presiden 2026, ia memilih fokus pada tugas barunya di Indonesia, meski beban hukum di negara asalnya masih menggantung. “Saya memilih untuk menanggung semuanya,” ujarnya, menunjukkan sikap dewasa di tengah tekanan publik dan hukum yang belum selesai.

Previous articleChatGPT Nyaris Sebabkan Kematian Pria karena Saran Medis Keliru
Next articleTimnas Indonesia Resmi Umumkan 26 Pemain untuk Piala AFF 2026, Mitchell Baker Masuk Daftar