Home Berita Olah Raga Pascal Struijk Masuk Daftar Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Pascal Struijk Masuk Daftar Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Sumbawanews.com,- PSSI tengah memproses naturalisasi lima pemain keturunan Indonesia sebagai calon penguat tim menjelang Piala Asia 2027 di Arab Saudi, dengan Pascal Struijk menjadi nama paling menonjol. Bek berdarah Indonesia dari sisi ibu ini, yang kini membela Brighton & Hove Albion di Liga Inggris, diprediksi menjadi aset strategis di lini belakang Garuda. Proses naturalisasi ini berlangsung sejak medio Juni 2026, setelah dua pemain lain—Luke Vickery dan Mitchell Baker—sudah resmi memegang paspor Indonesia. Keempat calon lainnya, termasuk Million Manhoef dari Stoke City, juga sedang dalam tahap evaluasi untuk memperkuat skuat menjelang turnamen besar pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.

Struijk, yang berusia 26 tahun, dianggap sebagai pemain termahal dalam daftar calon naturalisasi berdasarkan nilai pasar sebesar 22 juta euro (sekitar Rp450 miliar) menurut Transfermarkt. Kehadirannya diharapkan bisa menyeimbangkan pertahanan Timnas Indonesia yang saat ini masih mengandalkan pemain lokal seperti Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner. Sementara itu, Million Manhoef, yang mencatat tujuh gol dan lima assist dalam 48 penampilan bersama Stoke City musim 2025-2026, dianggap sebagai opsi serbaguna di lini depan, menggantikan peran winger seperti Miliano Jonathans.

Proses naturalisasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang PSSI untuk membangun tim yang kompetitif di level Asia, terutama menyambut Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi. Meski belum ada keputusan resmi dari federasi, kelima nama ini telah menjadi fokus utama pelatih John Herdman dalam membangun skuat masa depan. Dengan kehadiran pemain berkaliber Eropa, Timnas Indonesia berpeluang besar meningkatkan kualitas bertahan dan serangan sekaligus memperkuat posisi di peringkat FIFA.

PSSI belum mengumumkan jadwal pasti pengesahan naturalisasi, namun semua proses diharapkan selesai sebelum turnamen kualifikasi Piala Asia 2027 dimulai. Dengan Struijk dan kawan-kawan, Garuda bisa tampil lebih berani di pentas Asia, sekaligus membuka babak baru dalam sejarah tim nasional yang semakin global.

Previous articleArgentina Tanpa Messi: Siapa Penerus Sang Legenda?
Next articleLaurin Ulrich, Gelandang Jerman Berdarah Surabaya, Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia