Sumbawanews.com,- Gelandang Argentina Enzo Fernandez akhirnya angkat bicara setelah menerima kartu merah dalam laga final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol di East Rutherford, New Jersey, pada Senin, 20 Juli 2026. Dalam pernyataan resmi di media sosial sehari setelah pertandingan, Fernandez menyampaikan pesan emosional tentang dedikasi tim, kebanggaan memakai seragam negara, dan terima kasih kepada para suporter yang tak pernah berhenti mendukung.
Fernandez menjadi pemain keenam dalam sejarah final Piala Dunia yang diusir wasit setelah menerima dua kartu kuning dalam waktu 11 menit menjelang akhir babak regular. Kartu pertama diterimanya pada menit ke-82 karena memprotes keputusan wasit Slavko Vincic, sementara kartu kedua menyusul di masa injury time akibat pelanggaran keras terhadap bek Spanyol, Pau Cubarsi. Meski bermain dengan 10 orang, Argentina bertahan hingga babak tambahan waktu, namun gol Ferran Torres di menit ke-106 memastikan Spanyol menang 1-0 dan menjadi juara dunia.
Dalam unggahannya, Fernandez menegaskan bahwa perjalanan tim nasional tidak bisa dinilai hanya dari hasil akhir pertandingan. Ia menyebut skuad Argentina telah membela negara dengan kebanggaan, kerendahan hati, dan komitmen penuh selama bertahun-tahun. “Seiring berjalannya waktu, Anda akan menyadari bahwa ada sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan,” tulisnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para suporter yang “selalu hadir, mendukung kami di setiap pertandingan, memberikan kasih sayang dan dukungan tanpa syarat.”
Fernandez menutup pernyataannya dengan janji tak akan pernah berhenti berjuang untuk Argentina. “Mengenakan seragam negara saya adalah kehormatan terbesar dalam karier saya, dan saya akan terus memberikan segalanya setiap kali mendapat kesempatan untuk membelanya.” Sementara itu, FIFA dikabarkan sedang menyelidiki insiden kericuhan yang terjadi setelah pertandingan, yang melibatkan sejumlah pemain Argentina.















