Sumbawanews.com,- Setelah meraih gelar juara Piala Dunia 2026, timnas Spanyol mengadakan kunjungan resmi ke Istana Zarzuela di Madrid untuk bertemu Raja Felipe VI. Dalam acara tersebut, hanya pemain muda Lamine Yamal, 19 tahun, yang mendapat pelukan hangat dari sang raja, sementara pemain lain hanya bersalaman atau menerima tepukan kehormatan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemenangan La Furia Roja atas Argentina dalam laga final di New York/New Jersey Stadium pada 19 Juli 2026, yang berakhir dengan skor 1-0 setelah perpanjangan waktu. Kemenangan ini menjadi gelar kedua Spanyol dalam sejarah Piala Dunia, setelah sukses pertama mereka pada 2010.
Di hadapan Raja Felipe VI, Ratu Letizia, serta putri mereka, Princess Leonor dan Infanta Sofia, Yamal menjadi pusat perhatian saat mendekat, meraih tangan kanan sang raja, lalu memeluknya dalam momen yang terlihat alami dan penuh kehangatan. Reaksi ini langsung menjadi viral di media sosial, dengan netizen memuji sikap tenang dan autentik sang pemain muda di tengah suasana formal kerajaan.
Sebelumnya, Raja Felipe VI juga telah menyambut para pemain di atas podium juara di Amerika Serikat. Kini, di istana kerajaan, momen pelukan antara Yamal dan Raja Felipe VI menjadi simbol kebangkitan generasi baru sepak bola Spanyol — di mana keberanian, bakat muda, dan ketulusan berbicara lebih keras daripada gelar atau pengalaman.















