Sumbawanews.com,- Lucas Digne meminta maaf kepada publik dan rekan satu tim setelah kekalahan Prancis 0-2 dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026, yang mengakhiri mimpi timnya untuk merebut gelar juara. Kesalahan bek kiri berusia 32 tahun itu memicu penalti yang diubah menjadi gol oleh Oyarzabal, menjadi penentu jalannya laga di Stadion Nasional, Jakarta, pada Jumat, 17 Juli 2026. Digne mengaku kecewa mendalam atas perannya dalam kegagalan tim, dan menyampaikan permohonan maaf secara pribadi melalui media sosial.
Dalam unggahan itu, ia mengatakan bahwa kekalahan ini adalah akhir dari mimpi seorang anak kecil—dan mimpi jutaan pendukung Prancis di seluruh dunia. “Saya kecewa pada diri saya sendiri. Saya juga meminta maaf kepada tim,” tulisnya. Ia tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para suporter yang telah mendukung tim dari jauh, menyebut dukungan mereka sebagai kekuatan yang membawa Prancis sejauh ini.
Meski menyesali kesalahan individu, Digne menegaskan bahwa perjalanan tim belum berakhir. Ia menekankan bahwa Prancis masih memiliki kesempatan untuk merebut posisi ketiga di pertandingan penentu tempat ketiga melawan Inggris pada 19 Juli mendatang. “Ini bukanlah akhir, kami masih harus berjuang untuk mendapatkan tempat di podium,” ujarnya.
Spanyol sendiri melaju ke final setelah menang 2-0, dengan gol kedua dicetak oleh Pedro Porro. Wasit langsung memberikan hukuman penalti setelah Digne menyapu bola dengan kaki dan mengenai Lamine Yamal dalam upaya membersihkan bola dari area kotak penalti. Keputusan wasit tak disangkal oleh pelatih Didier Deschamps, meski ia sebelumnya mempertanyakan sejumlah keputusan arbitrase sepanjang laga.















