Sumbawanews.com,- Laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol yang berlangsung di Stadion Dallas, Texas, pada 15 Juli 2026, dikenang karena insiden kontroversial di menit ke-14 babak pertama. Michael Olise, pemain sayap Prancis, melakukan tekel keras dari belakang terhadap gelandang Spanyol, Rodri, yang mengenai pergelangan kaki sang pemain dan membuatnya terjatuh kesakitan. Wasit Ivan Barton tidak memberikan kartu apa pun—baik kuning maupun merah—meski insiden itu jelas terlihat jelas di ulangan slow motion. Keputusan ini langsung memicu kemarahan para penggemar dan sorotan tajam dari media Inggris, khususnya The Sun, yang mempertanyakan konsistensi keputusan wasit, terutama setelah membandingkannya dengan kasus Jarell Quansah yang dihukum dua pertandingan karena tekel serupa di babak sebelumnya.
Tanpa hukuman disipliner, Prancis justru mengalami dampak langsung dari kelalaian ini. Delapan menit setelah insiden, Spanyol membuka keunggulan lewat penalti Mikel Oyarzabal setelah Lamine Yamal dijatuhkan di kotak terlarang. Tekanan semakin memburuk bagi Les Bleus ketika bek utama William Saliba cedera dan harus ditarik keluar pada menit ke-29, digantikan Maxence Lacroix. Performa Olise yang sebelumnya cemerlang dengan lima assist sepanjang turnamen justru meredup, hingga akhirnya ditarik pada menit ke-72. Serangan Prancis yang dipimpin Kylian Mbappé dan Ousmane Dembélé gagal menembus pertahanan Spanyol yang disiplin, sementara gol kedua Pedro Porro pada menit ke-58 memastikan keunggulan 2-0 bagi tim Iberia. Mbappé sendiri menerima kartu kuning di menit ke-86 setelah kontak dengan kiper Unai Simón yang sudah menguasai bola.
Media Inggris dan suporter global mempertanyakan apakah wasit sengaja membiarkan pelanggaran berat itu berlalu, mengingat dampaknya yang begitu besar terhadap jalannya pertandingan. Banyak yang menyebut Olise “beruntung”, sementara sejumlah analis menilai keputusan wasit dan kurangnya intervensi VAR sebagai titik balik yang menguntungkan Prancis—meski pada akhirnya tim itu tetap kalah. Kekalahan ini mengakhiri ambisi Prancis untuk mempertahankan gelar, sekaligus membuka jalan bagi Spanyol menuju final, di mana mereka akan menghadapi pemenang laga antara Argentina dan Inggris.















