Sumbawanews.com,- Sebanyak 27 orang tewas dalam kebakaran hebat yang melanda bar musik Rong Beer Na Ladprao di Bangkok, Thailand, pada Minggu malam, 12 Juli 2026. Sebagian besar korban ditemukan terjebak di kamar mandi tanpa jendela, lokasi yang diduga menjadi tempat berlindung saat api melalap bangunan dengan cepat. Kebakaran ini menjadi insiden paling mematikan di ibu kota Thailand dalam 17 tahun terakhir, dengan 25 orang lainnya dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis. Para korban kemungkinan besar meninggal akibat menghirup asap tebal, sementara akses keluar terhalang oleh meja, rak penyimpanan, dan kemungkinan pintu darurat yang terkunci.
Kepala Kepolisian Nasional Thailand, Kittharath Punpetch, mengungkapkan bahwa sebagian besar jenazah ditemukan di dekat pintu belakang bangunan, di mana kamar mandi tanpa jendela berada. Petugas menduga para korban berusaha menyelamatkan diri ke area itu, tetapi jalan keluar terhalang oleh perabot yang bergeser akibat kepanikan, kegelapan total akibat padamnya listrik, dan asap yang memenuhi ruangan. Selain itu, akses ke pintu darurat lain di dekat dapur juga disebut menyempit karena adanya rak dan loker. Pemerintah Kota Bangkok mencatat jumlah korban tewas sebanyak 28 orang, sedikit lebih tinggi dari data Pusat Layanan Darurat Erawan Bangkok yang mencatat 27 korban jiwa.
Lokasi kejadian, yang mengklaim mampu menampung hingga 600 pengunjung, kini telah dipasangi garis polisi. Puluhan petugas forensik tengah menyelidiki penyebab kebakaran. Di sekitar bangunan yang rusak parah, terlihat sisa-sisa barang hangus seperti televisi, pengeras suara, gitar listrik, dan botol minuman yang masih berada di atas meja. Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, menegaskan bahwa asap tebal menjadi penyebab utama kematian, bukan luka bakar. Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai jumlah pasti pengunjung yang berada di dalam bar saat kejadian.















