Sumbawanews.com,- Spanyol, Argentina, Prancis, dan Inggris melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026, membawa empat pelatih dengan jejak karier berbeda namun sama-sama sukses: Luis de la Fuente, Lionel Scaloni, Didier Deschamps, dan Thomas Tuchel. Mereka menjadi kunci di balik keberhasilan tim-tim terkuat dunia itu menembus babak empat besar, dengan masing-masing membawa beban harapan dan koleksi trofi yang mengesankan.
Luis de la Fuente, pelatih Spanyol, sukses mempertahankan dominasi La Roja setelah memenangkan Piala Eropa 2024 dan Nations League 2023. Di sisi lain, Lionel Scaloni memimpin Argentina meraih gelar Piala Dunia 2022, disusul juara Copa America 2021 dan 2024, serta Finalissima 2022, menjadikannya salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah tim nasional Argentina. Didier Deschamps, yang membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 dan mencapai final 2022, kembali memimpin Les Bleus ke semifinal 2026, memperkuat statusnya sebagai salah satu pelatih paling berpengalaman di level internasional. Sementara itu, Thomas Tuchel, yang baru menangani Inggris, membawa timnya ke semifinal setelah sebelumnya meraih sejumlah trofi besar bersama klub seperti Chelsea, Bayern Munich, dan PSG, termasuk Liga Champions 2020/21.
Keempat pelatih ini tidak hanya dikenal karena strategi di lapangan, tetapi juga kemampuan mereka membangun tim yang solid, mengelola tekanan, dan memotivasi pemain bintang. Pertandingan semifinal antara Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina bukan sekadar duel antar bintang, tetapi juga ujian kecerdasan taktis dari empat arsitek terbaik dunia saat ini.















