Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menegaskan bahwa Pedri tidak bisa menjalani peran yang sama di tim nasional seperti saat bermain untuk Barcelona, menyusul perbedaan filosofi permainan kedua tim. Pernyataan itu disampaikan menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Prancis, di mana De la Fuente memilih menyesuaikan posisi gelandang berusia 23 tahun itu agar lebih sesuai dengan sistem permainan La Furia Roja.
De la Fuente menjelaskan bahwa gaya bermain Spanyol tidak identik dengan gaya Barcelona, sehingga peran Pedri di tim nasional harus dimodifikasi. Ia lebih memilih menempatkan pemain asal Las Palmas itu dalam posisi yang lebih maju, bukan sebagai playmaker klasik seperti di Camp Nou. Keputusan ini terbukti dalam laga perempatfinal melawan Belgia, ketika Pedri sengaja dibangku cadangkan. Gelandang Paris Saint-Germain, Fabian Ruiz, dipercaya memulai laga dan mencetak gol pembuka, sebelum Mikel Merino masuk sebagai pengganti dan mencetak gol kemenangan yang mengantarkan Spanyol ke semifinal.
Pedri tetap menjadi pemain kunci di turnamen ini, tampil di semua laga Spanyol sejauh ini—kecuali saat melawan Belgia. Meski tidak bermain di laga itu, keputusan De la Fuente dinilai tepat, mengingat hasil yang diraih tim. Dengan semangat yang tinggi, Spanyol kini bersiap menghadapi Prancis dalam laga penentuan satu tiket ke final Piala Dunia 2026.













