Sumbawanews.com,- Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF) menunjuk Diego Forlan sebagai pelatih sementara tim nasional Uruguay hingga Maret 2027, menyusul kegagalan tim di fase grup Piala Dunia 2026 dan pengunduran diri Marcelo Bielsa. Penunjukan ini diumumkan pada 12 Juli 2026, tepat sehari setelah Uruguay tersingkir sebagai satu-satunya perwakilan Amerika Selatan yang gagal melangkah ke babak 32 besar. Forlan, legenda hidup sepak bola Uruguay yang kini berusia 47 tahun, akan memimpin tim dalam kualifikasi Piala Dunia 2030 dan sejumlah pertandingan persahabatan hingga awal 2027.
Uruguay gagal meraih kemenangan dalam tiga laga grup H, dengan hasil imbang 1-1 melawan Arab Saudi, 2-2 melawan Tanjung Verde, dan kalah 0-1 dari Spanyol. Dengan hanya mengumpulkan dua poin, mereka finis di posisi ketiga grup, di belakang Spanyol (7 poin) dan Tanjung Verde (3 poin). Kegagalan ini memicu keputusan Bielsa untuk mengakhiri masa jabatannya, meski kontraknya memang berakhir setelah turnamen. Forlan, yang sebelumnya pernah melatih klub-klub domestik seperti Penarol dan Atenas de San Carlos, dipilih bukan hanya karena rekam jejaknya sebagai pemain, tetapi juga karena kehormatan dan simbolisme yang ia bawa bagi sepak bola nasional.
Selain memimpin tim senior, Forlan tetap menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala tim U-20 Uruguay, yang akan bertanding di Kejuaraan U-20 Amerika Selatan pada Januari 2027. Keputusan penunjukannya yang bersifat sementara juga dipengaruhi oleh rencana pergantian kepengurusan di AUF, sehingga keputusan jangka panjang akan ditunda hingga evaluasi menyeluruh selesai dilakukan. Dengan misi membangun kembali kepercayaan dan identitas tim, Forlan diharapkan menjadi jembatan antara masa kejayaan dan era baru sepak bola Uruguay.















