Sumbawanews.com,- Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, tengah berlatih intensif dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali United Center, pada Juli 2026, demi memperkuat skuad akhir di Piala AFF 2026. Ia menjadi salah satu dari 50 pemain yang dipanggil pelatih John Herdman untuk mengikuti dua gelombang TC, yakni pada 5–11 Juli dan 14–25 Juli 2026. Dari daftar tersebut, hanya 23 hingga 26 pemain yang akan terpilih untuk tampil di turnamen dua tahunan yang berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Klok sendiri terlihat sangat serius, terlihat dari unggahan fotonya di Instagram yang menunjukkan komitmennya membangun persiapan untuk masa depan tim nasional.
Pemusatan latihan tahap pertama berlangsung di Bali pada awal Juli, diikuti oleh sejumlah pemain kunci yang sedang berada di dalam dan luar negeri. Klok, yang dikenal sebagai pemain disiplin dan berpengalaman, menjadi salah satu figur yang menjadi perhatian pelatih karena konsistensi latihannya. Dalam unggahan Instagramnya, ia menulis, “Kembali bekerja di Bali, dengan Timnas Indonesia. Membangun untuk apa yang akan datang.” Unggahan itu mendapat respons positif dari lebih dari 100 ribu pengikutnya, menunjukkan dukungan besar dari fans dan komunitas sepak bola.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Dengan jadwal pertandingan yang semakin dekat, persaingan untuk mendapatkan satu dari 26 kursi di skuad inti semakin ketat. Klok, yang telah menjadi bagian dari proses panjang rekrutmen timnas dalam beberapa tahun terakhir, kini berusaha menunjukkan bahwa ia masih relevan dan mampu memberikan kontribusi strategis di tengah lapangan. Ia bukan hanya berlatih fisik, tetapi juga membangun kekompakan dengan rekan-rekannya, termasuk pemain muda yang baru dipanggil.
Dengan target utama memperbaiki performa tim setelah hasil kurang memuaskan di edisi sebelumnya, kehadiran Klok di skuad akhir akan menjadi penentu dalam hal keseimbangan permainan dan pengalaman di lini tengah. Pelatih John Herdman sendiri belum mengumumkan daftar final, namun semua mata tertuju pada bagaimana para pemain seperti Klok menjawab tantangan di masa-masa krusial ini.















