Sumbawanews.com,- Norwegia mendadak memindahkan basecamp tim menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Inggris di Stadion Miami, Florida, pada Minggu, 12 Juli 2026. Keputusan ini diambil setelah tim mengalami gangguan signifikan di penginapan lama, The Dalmar, akibat kebisingan lalu lintas dan aktivitas konstruksi di sekitar gedung. Manajer logistik tim, Truls Daehli, menyatakan bahwa pemain sendiri yang meminta pindah demi kenyamanan, dan FIFA telah menyetujui perubahan lokasi. Pelatih Stale Solbakken dan dokter tim Ola Sand membantah isu wabah penyakit, menegaskan hanya satu orang—terapis Thomas Odegaard—yang mengalami gangguan kesehatan ringan, sementara seluruh pemain dalam kondisi fit dan siap bertanding.
Tim Norwegia, yang baru saja mengejutkan dunia dengan mengalahkan Brasil di babak 16 besar, kini fokus mempersiapkan laga krusial melawan Inggris dengan lingkungan baru yang lebih kondusif. Meski media Inggris sempat memperbesar isu kesehatan, pihak Norwegia menilai hal itu berlebihan dan tidak mengganggu kesiapan tim.
FIFA diketahui turut mendukung keputusan ini sebagai bagian dari komitmen menjaga kenyamanan dan kesejahteraan tim peserta turnamen. Dengan pindah ke lokasi baru, Norwegia berharap bisa memaksimalkan fokus dan pemulihan menjelang laga yang diprediksi akan sengit.















