Sumbawanews.com,- Ketua MPR Ahmad Muzani akan berangkat dari Jakarta menuju Masyhad, Iran, pada Kamis malam, 9 Juli 2026, didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan sejumlah ulama untuk menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Rombongan diperkirakan tiba di lokasi pada Jumat, 10 Juli pukul 06.00 waktu setempat, dan langsung melakukan ziarah ke makam Khamenei serta bertemu dengan pejabat tinggi Iran, termasuk menteri luar negeri dan ketua parlemen, sebelum kembali ke Indonesia pada hari yang sama tanpa bermalam.
Muzani menegaskan keberangkatannya sebagai utusan resmi yang ditugaskan Presiden Prabowo Subianto untuk mewakili Indonesia di forum internasional. Ia menyatakan, kepala negara memiliki kewenangan menunjuk siapa pun yang dianggap layak mewakili negara dalam misi diplomatik semacam ini, meskipun posisi MPR dan eksekutif setara. Sebelumnya, keputusan ini memicu kritik dari sejumlah akademisi, termasuk Dosen Ilmu Hukum Tata Negara Herdiansyah Hamzah, yang menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk ketidakpahaman terhadap struktur kekuasaan konstitusional.
Kepada media, Muzani mengakui belum mengetahui nama-nama ulama yang ikut dalam rombongan, tetapi menegaskan bahwa kehadiran mereka dimaksudkan sebagai unsur keagamaan dalam misi kenegaraan ini.















