Sumbawanews.com,- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyerahkan Anugerah Adinata Syariah 2026 kepada sejumlah pemerintah daerah yang berprestasi dalam mengembangkan ekonomi syariah, pada malam hari, Senin, 6 Juli 2026, di Gedung Transmedia, Jakarta. Penghargaan yang diberikan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) ini mencakup tiga kategori: Sekolah Pelopor Ekonomi Syariah, Pariwisata Ramah Muslim, dan Inkubasi Bisnis Syariah. Tito menekankan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar isu keagamaan, melainkan peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, terutama mengingat Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Ia mencontohkan bahwa negara-negara non-muslim seperti China, Brazil, dan Australia justru menjadi pemimpin dalam sertifikasi halal, menunjukkan betapa besar potensi yang belum tergali.
Tito menilai, penghargaan ini menjadi pemicu bagi daerah untuk lebih proaktif mengembangkan industri halal, sekaligus membuka akses ke pasar internasional, khususnya di kawasan Timur Tengah. Ia menegaskan, upaya pengembangan ekonomi syariah tetap sejalan dengan prinsip pluralisme dan penghormatan terhadap semua agama. Hadir dalam acara tersebut Wakil Presiden ke-13 RI K.H. Ma’ruf Amin, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Direktur Eksekutif KNEKS Sholahudin Al Aiyub, serta sejumlah pejabat kementerian dan pemerintah daerah.















