Sumbawanews.com,- Casemiro mengaku kecewa berat setelah timnas Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026 oleh Norwegia di babak 16 besar. Pemain tengah asal Brasil itu mengakui bahwa timnya telah berjuang habis-habisan, namun kekalahan 1-2 di New York New Jersey Stadium pada 5 Juli 2026 membuat generasinya dianggap gagal memenangkan trofi tertinggi sepak bola dunia. “Kami akan selamanya menjadi generasi yang gagal memenangkan Piala Dunia,” ucap Casemiro, yang tak mampu menahan air mata usai laga. Brasil, yang terakhir juara pada 2002, kini memperpanjang puasa gelar selama 24 tahun setelah kalah dari gol Erling Haaland di menit ke-79 dan 90’, sementara gol balasan hanya datang lewat penalti Neymar di injury time.
Laga yang berlangsung sengit itu juga menyisakan kekecewaan tambahan bagi Brasil: penalti Bruno Guimaraes di menit ke-14 gagal dieksekusi dengan baik, menggagalkan peluang awal untuk mengambil kendali pertandingan. Meski sempat menekan di babak kedua, Selecao tak mampu membalikkan keadaan. Kekalahan ini menutup harapan Brasil untuk meraih gelar keenam, sekaligus mengukuhkan kehancuran emosional di kalangan pemain dan suporter.
Casemiro, yang menjadi salah satu pemain paling berpengalaman di skuad, menekankan bahwa kegagalan ini bukan sekadar kekalahan biasa, tapi luka mendalam yang akan membekas dalam sejarah timnas Brasil. Ia menyesal tidak bisa membawa kebahagiaan bagi jutaan warga Brasil yang telah mendukung tim sejak awal turnamen. Dengan tersingkirnya Brasil, harapan besar untuk kembali ke puncak dunia pun terhenti di babak 16 besar — sebuah hasil yang tak pernah dibayangkan sebelumnya oleh para penggemar sepak bola terbesar di dunia.















