Sumbawanews.com,- Sabtu, 5 Juli 2026, timnas Ghana resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Kolombia di Stadion Kansas City, Jumat (3/7/2026) waktu setempat. Kegagalan ini mempermalukan dukun terkenal asal Ghana, Stephen Osei Mensah alias Nana Kwaku Bonsam, yang sebelumnya mengklaim mampu memengaruhi hasil pertandingan lewat kekuatan spiritual. Bonsam sempat meramal Argentina akan dikalahkan Cape Verde, namun La Albiceleste justru menang 3-2 dalam laga dramatis. Lebih ironis lagi, ia gagal menyelamatkan negaranya sendiri—Ghana tak mampu mencetak gol dan harus pulang lebih awal setelah gol tunggal Jhon Arias pada menit ke-14 memastikan kemenangan Kolombia.
Ramalan Bonsam yang mengklaim telah “melancarkan guna-guna” terhadap Harry Kane saat Ghana bermain imbang 0-0 melawan Inggris di fase grup, juga tak terbukti. Meski ia pernah menjadi sorotan di Piala Dunia 2014 karena dituding menyihir Cristiano Ronaldo, kali ini prediksinya justru meleset total: Argentina melaju ke babak 16 besar, sementara Ghana gagal bertahan lebih dari satu pertandingan di fase gugur. Klaimnya bahwa Portugal akan menjadi juara pun ikut sirna seiring kekalahan Ghana yang menutup petualangan tim Afrika itu di turnamen.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi kepercayaan publik terhadap peran mistis dalam sepak bola modern. Meski Bonsam tetap menjadi figur kontroversial yang kerap jadi bahan perbincangan media, hasil di lapangan jelas menunjukkan bahwa performa tim tidak bisa diubah oleh ritual atau ramalan—hanya kerja keras, strategi, dan kualitas pemain yang menentukan nasib di panggung dunia.















