Sumbawanews.com,- Pada 4 Juli 1884, Prancis secara resmi menyerahkan Patung Liberty kepada Amerika Serikat sebagai simbol persahabatan dan kebebasan. Monumen ikonik yang kini berdiri di Pelabuhan New York ini dirancang oleh pematung Prancis Frédéric-Auguste Bartholdi, dengan wajahnya terinspirasi dari ibunya. Patung setinggi 46,2 meter itu dibangun di Prancis selama 21 tahun, menggunakan 300 lembar tembaga setipis koin yang dirakit di atas kerangka besi. Masyarakat Prancis menggalang dana untuk pembuatannya, sementara warga Amerika Serikat membiayai pedestal tempat patung berdiri. Setelah dibongkar menjadi ratusan bagian dan dikirim melintasi Samudra Atlantik, patung itu dirakit kembali di New York dan diresmikan pada 28 Oktober 1886. Mahkotanya memiliki tujuh puncak runcing yang melambangkan tujuh benua dan tujuh lautan, menandakan bahwa semangat kebebasan bersifat universal. Di dasar pedestalnya, terukir puisi “The New Colossus” karya Emma Lazarus, yang kemudian menjadi simbol harapan bagi jutaan imigran yang tiba di Amerika Serikat.















