Home Berita Olah Raga Inggris Siap Hadapi Meksiko di Azteca, Tuchel Sebut Ini sebagai Karma Sejarah

Inggris Siap Hadapi Meksiko di Azteca, Tuchel Sebut Ini sebagai Karma Sejarah

Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengatakan bahwa laga kontra Meksiko di Stadion Azteca pada 5 Juli 2026 mendatang adalah momen krusial untuk menyelesaikan sejarah kelam masa lalu. Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 ini akan membawa The Three Lions kembali ke lokasi ikonik tempat Diego Maradona menciptakan gol kontroversial “Tangan Tuhan” pada 1986. Tuchel meyakini bahwa “karma” akan berpihak pada timnya, membantu mereka membalikkan takdir yang pernah melukai Inggris di tempat yang sama. Ia mengaku masih mengingat jelas momen itu saat dirinya berusia 13 tahun, dan kini percaya bahwa keadilan kosmis akan menjadi kekuatan pendorong bagi skuadnya.

Laga ini bukan hanya soal sejarah, tapi juga tantangan fisik yang sangat berat. Inggris akan bertanding di ketinggian lebih dari 2.200 meter di atas permukaan laut, kondisi yang secara signifikan memengaruhi laju bola dan daya tahan pemain. Untuk mengatasi hal ini, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) telah berkonsultasi dengan tim olimpiade Britania Raya, dan tim memutuskan tiba di Mexico City dua hari sebelum pertandingan—pilihan tengah antara rekomendasi medis ideal (10 hari sebelumnya) dan regulasi yang melarang kedatangan terlalu dekat dengan kick-off. Tuchel mengakui bahwa faktor ketinggian tetap menjadi keuntungan besar bagi Meksiko dan kerugian nyata bagi Inggris.

Selain tantangan alam, tim juga harus menghadapi tekanan psikologis dari suporter tuan rumah yang dikenal ganas. Tuchel mengungkapkan bahwa tim sudah mempersiapkan diri dengan perlengkapan khusus seperti penyumbat telinga, mengingat pengalaman timnas Ekuador yang terganggu tidurnya akibat pesta kembang api suporter Meksiko di malam sebelum pertandingan. “Apa yang bisa kami lakukan? Kami siap menghadapi segala situasi,” tegasnya. Inggris, yang lolos ke babak 16 besar setelah menang 2-1 atas DR Kongo pada 1 Juli lalu, akan berusaha menutup luka lama dengan performa terbaiknya di salah satu stadion paling legendaris di dunia.

Previous articleAustralia dan Mesir Bertemu di 32 Besar Piala Dunia 2026 dengan Skuad Terkuat
Next articleMesir Unggul 1-0 Atas Australia Lewat Gol Ashour di Menit ke-13