Sumbawanews.com,- Hajime Moriyasu, pelatih tim nasional Jepang, membela Hong Myung-Bo setelah Korea Selatan tersingkir di fase grup Piala Dunia 2026. Meski tim asuhannya hanya mengumpulkan tiga poin dari satu kemenangan dan dua kekalahan, Moriyasu menegaskan bahwa Hong telah berjuang habis-habisan untuk negaranya dan tidak layak dianggap sebagai pelatih terburuk dalam sejarah sepak bola Korea.
Hong Myung-Bo, yang kini telah dipecat dari jabatannya sebagai pelatih Korea Selatan, menjadi sasaran kemarahan suporter setelah timnya gagal lolos ke babak gugur. Kebijakan strategisnya, termasuk keputusan mencadangkan kapten Son Heung-min saat menghadapi Afrika Selatan, menuai kritik tajam. Kabar terakhir menyebut Hong meninggalkan Korea Selatan hanya dua hari setelah kembali ke Seoul, setelah sebelumnya menerima ancaman pembunuhan.
Dalam pernyataannya yang dilansir dari The Korea Times, Moriyasu, yang juga rekan sekaligus rival Hong di kancah internasional, menyatakan rasa hormatnya. “Dia bekerja tanpa kenal lelah. Saya berharap media di Korea juga memberitakan sisi positifnya,” ujar Moriyasu.
Kepemimpinan Hong di Piala Dunia 2026 berakhir dengan kekecewaan besar, namun pengakuan dari sesama pelatih top dunia menjadi pengingat bahwa kegagalan di lapangan tidak selalu mencerminkan komitmen atau integritas seorang pelatih.















