Sumbawanews.com,- Imparsial mendesak Kementerian Pertahanan untuk segera melibatkan kepolisian dan Komnas HAM dalam mengusut kematian lima peserta Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih. Direktur Imparsial, Ardi Manto Adiputra, menilai investigasi yang hanya melibatkan Kementerian Kesehatan tidak cukup, mengingat peristiwa ini menyangkut hilangnya nyawa warga sipil dalam program resmi negara.
Menurutnya, kematian kelima peserta tersebut jelas tidak wajar dan memerlukan penyelidikan independen, transparan, serta akuntabel. Pelibatan kepolisian dinilai penting untuk mengungkap penyebab pasti kematian dan memastikan apakah ada unsur pidana, seperti kelalaian atau kekerasan, yang dapat memicu proses hukum sesuai KUHAP.
Sebelumnya, Kemhan telah membentuk tim pencari fakta bersama Kemenkes, namun langkah itu dianggap belum memadai oleh sejumlah pihak yang meminta jaminan keadilan dan pertanggungjawaban hukum yang lebih komprehensif.















