Sumbawanews.com,- Timnas Prancis siap menghadapi ujian pertama di fase gugur Piala Dunia 2026 ketika bertemu Swedia pada Rabu, 1 Juli 2026, pukul 04.00 WIB di New York New Jersey Stadium. Sebagai juara bertahan dan runner-up dua turnamen terakhir, Les Bleus tampil dominan di fase grup, mengemas kemenangan sempurna dengan 10 gol dicetak dan hanya dua kebobolan dari tiga laga melawan Senegal, Irak, dan Norwegia. Kemenangan telak 4-1 atas Norwegia, yang diwarnai hattrick Ousmane Dembele, memperkuat citra mereka sebagai tim paling berbahaya di turnamen ini, bukan hanya bergantung pada Kylian Mbappe yang siap meraih gol kelima di kompetisi.
Sementara itu, Swedia melaju ke babak 32 besar sebagai tim yang tidak stabil. Finis di posisi tiga Grup D dengan empat poin, mereka menang atas Tunisia, tetapi dikalahkan 5-1 oleh Belanda dan bermain imbang 1-1 melawan Jepang. Meski mencetak tujuh gol, pertahanan mereka kebobolan tujuh kali, menunjukkan kelemahan konsistensi yang menjadi tantangan besar menghadapi kekuatan teknis Prancis. Ini menjadi momen krusial bagi Swedia, yang absen dari tiga dari empat Piala Dunia sebelumnya—tersingkir di babak ini akan menjadi eliminasi tercepat mereka sejak 1990.
Pelatih Didier Deschamps, yang telah mengumumkan rencana pensiun setelah turnamen ini, mempersiapkan skuad dengan kepercayaan penuh. William Saliba, yang sempat diistirahatkan karena masalah punggung, diperkirakan kembali ke lini belakang bersama Dayot Upamecano, sementara Aurelien Tchouameni dan Adrien Rabiot diharapkan mengendalikan ritme permainan di tengah. Di depan, Mbappe akan dipersenjatai oleh Michael Olise, Ousmane Dembele, dan Desire Doue, membentuk serangan mematikan yang bisa memanfaatkan celah di pertahanan Swedia yang sering kerepotan saat dikejar kecepatan.
Untuk Swedia, pelatih Graham Potter akan mengandalkan kecepatan Anthony Elanga, pencetak gol spektakuler dari jarak jauh melawan Jepang, serta duet depan Alexander Isak dan Viktor Gyokeres. Victor Lindelof kemungkinan akan kembali ke posisi bek akibat cedera Isak Hien, sementara Lucas Bergvall dan Yasin Ayari diharapkan menjadi jembatan antara pertahanan dan serangan. Prediksi susunan pemain: Prancis (Maignan; Kounde, Upamecano, Saliba, Hernandez; Tchouameni, Rabiot; Olise, Dembele, Doue; Mbappe) versus Swedia (Zetterstrom; Lagerbielke, Lindelof, Gudmundsson; Bernhardsson, Bergvall, Ayari, Stroud; Elanga, Gyokeres, Isak).
Dengan reputasi sebagai salah satu tim paling berkelas di dunia dan performa impresif di fase grup, Prancis menjadi jelas sebagai favorit. Namun, Piala Dunia tak pernah menjanjikan kemenangan mudah—Swedia, meski diunggulkan rendah, memiliki sejarah mengganggu tim-tim besar. Pertandingan ini bukan hanya ujian awal bagi Les Bleus, tetapi juga kesempatan emas bagi Swedia untuk membuktikan bahwa mereka masih punya nyali di panggung terbesar sepak bola dunia.















