Sumbawanews.com,- Michel Kuka Mboladinga, suporter ikonik DR Kongo yang dikenal sebagai “Lumumba Vea” karena pose tubuhnya yang tegak seperti patung perunggu di tengah keriuhan tribun, tidak akan hadir di stadion saat timnya menghadapi Inggris di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Permohonan visanya ke Amerika Serikat ditolak, memastikan ia absen dari laga yang digelar di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Rabu (1/7/2026) malam WIB.
Selama turnamen, Mboladinga menjadi simbol semangat perlawanan dan penghormatan bagi pahlawan Afrika. Aksinya yang tak biasa—berdiri diam, tanpa gerak, di tengah gelombang suporter—mencuri perhatian global dan memicu viral di media sosial. Namun, perjalanan fanatiknya terhenti di perbatasan AS.
Sebelumnya, ia sempat hadir mendukung DR Kongo saat melawan Kolombia di Meksiko, tetapi pembatasan perjalanan akibat kekhawatiran wabah Ebola di Afrika Tengah telah menghalanginya menyaksikan laga pembuka timnya melawan Portugal. Kini, meski timnya lolos ke babak gugur, otoritas imigrasi AS tetap menutup pintu baginya.
Duta Besar DR Kongo untuk Washington, Kapinga Yvette Ngandu, mengaku masih menyimpan harapan. Jika DR Kongo mampu melangkah lebih jauh, ia berencana mengajukan permohonan ulang agar Mboladinga bisa menyaksikan laga berikutnya secara langsung. Namun, hingga saat ini, belum ada kejelasan apakah visa tersebut akan diterbitkan ulang.
Kehilangan sosok yang menjadi simbol identitas dan semangat suporter DR Kongo bukan hanya kehilangan visual yang unik—tapi juga kehilangan nyawa dari sebuah tradisi kebanggaan yang tumbuh di atas tribun, bukan dari stadion.















