Home Berita Olah Raga 34 Pemain Terbaik Sepakbola Putri Berangkat ke SingaCup 2026

34 Pemain Terbaik Sepakbola Putri Berangkat ke SingaCup 2026

Sumbawanews.com,- MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama enam hari di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Ajang yang mempertemukan 12 tim terbaik dari berbagai kota itu berpuncak pada duel sengit antara All-Stars Kudus dan All-Stars Jakarta, yang berakhir imbang 0-0 hingga babak tambahan, sebelum Kudus menang 4-3 lewat adu penalti dan mempertahankan gelar juara.

Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, turnamen ini menjadi pintu masuk bagi para talenta muda sepakbola putri Indonesia menuju panggung internasional. Sebanyak 34 pemain terpilih dari hasil pemantauan tim scouting akan diberangkatkan ke SingaCup 2026, yang akan digelar pada 31 Oktober hingga 7 November mendatang di Singapura. Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menegaskan bahwa keberangkatan ini bukan sekadar penghargaan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk mematangkan mental dan teknik para atlet demi memperkuat regenerasi Timnas Putri Indonesia.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir, yang hadir dalam penutupan ajang, menyebut event ini sebagai bukti nyata komitmen bangsa dalam membangun ekosistem sepakbola putri yang inklusif dan berkelanjutan. “Kita tidak lagi hanya bicara rencana 10 tahun menuju Piala Dunia Wanita 2035. Kita sudah bergerak—dengan kolaborasi nyata antara pemerintah, swasta, sekolah, dan keluarga. MilkLife Soccer Challenge adalah contoh konkret itu,” ujar Erick dalam keterangan persnya.

Di antara para pahlawan di lapangan, Sabrina Dwi Ristiyana dari All-Stars Kudus dinobatkan sebagai Best Player, sementara Syafira Azzahra dari All-Stars Surabaya meraih penghargaan Best Goalkeeper. Juara ketiga diraih oleh All-Stars Surabaya.

Tak kalah menarik, gelar Top Scorer dibagi enam pemain yang masing-masing mencetak empat gol: Garneta Falentina Imelda (All-Stars Malang), Giada Soebianto (All-Stars Kudus), Ika Wonda (All-Stars Solo), Nadia Shakila Azzahra (All-Stars Yogyakarta), Rara Zenita Fatin (All-Stars Kudus), dan Yumna Naziya Fina (All-Stars Semarang). Hasil ini menunjukkan meratanya talenta di berbagai wilayah, bukan hanya terkonsentrasi di Jabodetabek.

Dengan keberangkatan ke SingaCup 2026, para pemain akan mengalami ujian pertama di level internasional—melawan tim-tim Asia yang lebih berpengalaman. Ini menjadi langkah strategis untuk membangun fondasi timnas putri yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga memiliki mental juara dalam menghadapi tekanan dunia.

Ajang ini sekaligus menjadi tanda bahwa sepakbola putri Indonesia tak lagi sekadar mimpi, tapi sedang bergerak—dengan langkah-langkah nyata, sistematis, dan penuh harapan.

Previous articleBaru 21 Tahun, Victor Dethan Jadi Pilar Baru Persija Jakarta
Next articleKanada Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 lewat Gol Injury Time