Home Berita Olah Raga Persib Bandung Incar Mariano Peralta Usai Persija Gagal Jamin Tiket Asia

Persib Bandung Incar Mariano Peralta Usai Persija Gagal Jamin Tiket Asia

Sumbawanews.com,- Mariano Peralta, striker Argentina yang mencatatkan 20 gol dan 14 assist dalam 32 laga bersama Borneo FC musim 2025-2026, kini menjadi buruan baru Persib Bandung. Kabarnya, negosiasi antara pemain berusia 28 tahun itu dengan Persija Jakarta terhenti, menyusul ketidakpastian klub Ibukota untuk berlaga di ajang AFC Champions League Two musim depan.

Jurnalis asal Italia Lorenzo Lepore, yang dikenal dekat dengan sirkulasi transfer sepak bola Asia, mengungkap bahwa kesepakatan antara Peralta dan Persija sempat hampir final. Namun, ambisi sang striker untuk berkompetisi di level kontinental menjadi penghalang utama. Persija, yang gagal memastikan tiket ke kompetisi Asia, dinilai tak lagi menawarkan daya tarik yang cukup kuat dibandingkan pesaingnya.

Sementara itu, Persib Bandung yang berpeluang tampil di kompetisi Asia berkat posisi akhir klasemen Liga 1, justru muncul sebagai alternatif menarik. Menurut laporan Lepore, manajemen Maung Bandung telah mulai menggali kemungkinan merekrut Peralta, mengingat kebutuhan mereka akan peningkatan lini depan menjelang musim kompetisi berikutnya.

Meski Dewa United dan Persebaya juga disebut tertarik, keduanya tak pernah memasuki tahap negosiasi serius. Hanya Persija dan kini Persib yang benar-benar bergerak di level praktis. Dengan kontrak Peralta bersama Borneo FC yang akan berakhir, waktu bagi klub-klub besar untuk mengamankan jasanya semakin sempit.

Pelatih Persija Shin Tae-yong memang sempat terbuka menyatakan minatnya terhadap striker yang dikenal lincah dan tajam di depan gawang. Namun, tanpa jaminan partisipasi di ajang Asia, upaya mempertahankan Peralta semakin sulit. Di sisi lain, Persib yang tengah membangun tim dengan ambisi besar, melihat nama Peralta sebagai solusi strategis untuk memperkuat lini serang sekaligus menarik perhatian publik.

Saat ini, semua mata tertuju pada keputusan terakhir Peralta. Apakah ia akan memilih stabilitas di Jakarta, atau mengambil risiko bermain di Bandung demi kesempatan tampil di pentas Asia — sebuah peluang yang tak hanya menjanjikan prestasi, tapi juga nilai finansial dan popularitas jangka panjang.

Previous articleGempa Venezuela Tewaskan 1.430 Orang, 51 Ribu Masih Hilang
Next articleAustria Selamatkan Diri di Menit Terakhir, Aljazair Ikut Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026