Home Berita Olah Raga Mohamed Salah Cedera, Mesir Terancam Tanpa Pemain Kunci Lawan Australia

Mohamed Salah Cedera, Mesir Terancam Tanpa Pemain Kunci Lawan Australia

Sumbawanews.com,- Kabar buruk menyelimuti timnas Mesir menjelang laga 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Australia. Kapten sekaligus bintang utama tim, Mohamed Salah, dinyatakan mengalami cedera otot paha belakang setelah ditarik keluar pada menit ke-57 saat laga terakhir grup melawan Iran berakhir imbang 1-1. Kondisi sang penyerang kini menjadi tanda tanya besar, mengingat perannya yang tak tergantikan sepanjang turnamen.

Salah, yang berusia 34 tahun, menjadi tulang punggung serangan Mesir sejak awal turnamen. Ia mencatatkan satu gol dan dua assist, termasuk gol penentu kemenangan 3-1 atas Selandia Baru yang mengantarkan Mesir lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah modern mereka. Gol tersebut juga menambah koleksi gol internasionalnya menjadi 68 — angka yang mengukuhkan statusnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Timnas Mesir.

Federasi Sepak Bola Mesir mengonfirmasi bahwa Salah mengalami nyeri signifikan di otot hamstring selama pertandingan melawan Iran. Tim medis timnas, dipimpin oleh Dr. Mohamed Aboul Ela, langsung menjadwalkan pemeriksaan lanjutan, termasuk MRI, untuk menentukan tingkat keparahan cedera. Hasil pemeriksaan ini akan menjadi penentu apakah Salah bisa tampil pada pertandingan melawan Australia, yang dijadwalkan dalam beberapa hari mendatang.

Masalah tak hanya menimpa Salah. Dua pemain kunci lain juga tercatat mengalami gangguan fisik. Bek kiri Ahmed Fotouh mengeluhkan nyeri hamstring, sementara bek tengah Mohamed Abdelmonem mengalami memar pada pergelangan kaki. Ketiganya kini menjalani serangkaian pemeriksaan medis intensif di fasilitas tim, dengan harapan pemulihan yang cepat namun tetap aman.

Tanpa Salah, Mesir akan kehilangan satu-satunya pemain yang mampu menciptakan peluang sekaligus mengubah dinamika pertandingan dalam sekejap. Australia, yang tampil solid di fase grup, diprediksi akan memanfaatkan kelemahan ini dengan agresif. Pelatih Mesir, Hossam Hassan, mengakui bahwa tim sedang berjuang keras untuk mempertahankan semangat skuad di tengah tekanan cedera, tetapi menegaskan bahwa keputusan final tentang keikutsertaan Salah akan didasarkan pada hasil medis, bukan keinginan emosional.

Jika Salah absen, Mesir akan mengandalkan pengganti seperti Mostafa Zico — yang menggantikannya di menit ke-57 melawan Iran — dan penyerang muda lainnya. Namun, tak ada yang bisa meniru kecepatan, presisi, dan ketajaman sang kapten yang telah menjadi simbol harapan seluruh bangsa Mesir di panggung dunia.

Pertandingan antara Mesir dan Australia dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, dan seluruh dunia sepak bola menanti apakah Salah akan kembali ke lapangan — atau apakah legenda sepak bola Afrika itu harus menyaksikan momen bersejarah timnya dari bangku cadangan.

Previous articleFinal IBL 2026 Menuju Game Penentu, Duel Bogor vs Pelita Jaya Semakin Sengit
Next articleCape Verde Tancang Sejarah, Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026