Sumbawanews.com,- Spanyol mencatatkan prestasi langka dalam sejarah Piala Dunia setelah menyelesaikan fase grup turnamen 2026 tanpa kebobolan satu pun gol. Kemenangan 1-0 atas Uruguay di Stadion Guadalajara, Sabtu (27/6), menjadi puncak performa defensif tim asuhan Luis de la Fuente yang tak terkalahkan sepanjang tiga laga grup.
Gol semata wayang diciptakan oleh Alex Baena menjelang turun minum, mengantarkan La Furia Roja sebagai juara Grup H dengan tujuh poin—dua menang, satu seri, dan tanpa kekalahan. Dengan total lima gol dicetak dan nol gol kebobolan, Spanyol menjadi tim pertama dalam 17 partisipasinya sejak debut 1934 yang mampu menutup fase grup dengan clean sheet sempurna.
Kemenangan ini juga mengakhiri perjalanan Uruguay dan Arab Saudi dari turnamen, sementara debutan Cape Verde lolos sebagai runner-up dengan tiga poin dari tiga laga imbang. Di babak 32 besar, Spanyol akan menghadapi tim runner-up Grup J—antara Austria dan Aljazair—yang akan ditentukan pada laga terakhir grup tersebut.
“Kami berada di tempat yang kami inginkan. Reputasi kami menuntut hal ini, dan kami ingin terus meningkat,” ujar De la Fuente usai laga. “Pertandingan ini sangat berat, sangat menuntut. Para pemain memahami bagaimana menghadapi tekanan dan kekerasan lawan, dan mereka menjawabnya dengan disiplin dan kecerdasan.”
Performa bertahan Spanyol menjadi sorotan utama: dari kemenangan 3-0 atas Arab Saudi, imbang 2-2 melawan Cape Verde, hingga kemenangan tipis atas Uruguay, pertahanan mereka tampil konsisten, terorganisasi, dan tak pernah goyah. Kiper Unai Simón dan jajaran bek yang dipimpin Aymeric Laporte menjadi tulang punggung keberhasilan ini.
Dengan catatan ini, Spanyol tidak hanya melaju ke babak gugur, tetapi juga menegaskan kembali dirinya sebagai salah satu kekuatan paling utuh di kancah dunia—bukan hanya lewat serangan mematikan, tapi juga pertahanan yang tak terobos.















